Pengertian Pencemaran Air (Penyebab dan Jenis-jenisnya)

Pencemaran Air – Salah satu sumber kehidupan bagi makhluk hidup yaitu air. Karena air memiliki fungsi yang sangat penting dalam kehidupan, hampir seluruh tubuh manusia tersusun dari air.

Selain hal tersebut, air juga digunakan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti untuk mencuci, mandi, pengairan, dan yang lainnya. namun sangat disayangkan bahwa pencemaran air sudah mulai menunjukkan dampaknya.

Dengan memahami penjelasan berikut diharapkan kamu akan lebih memahami materi tentang air. Mulai dari pencemaran air, dampak pencemaran pada air, dan cara menanggulangi pencemaran pada air.

Pengertian Pencemaran Air

Seiring dengan majunya perkembangan teknologi muncullah berbagai macam mesin pengolahan yang memproduksi barang serta jasa supaya lebih efektif, akan tetapi menyebabkan efek samping yang menimbulkan limbah serta berbagai polusi yang dihasilkan. Salah satunya yaitu pencemaran air.

Pencemaran air merupakan suatu keadaan di mana ada berbagai zat asing yang masuk dalam air serta bersifat merusak bahkan zat tersebut lebih dikenal sebagai polutan.

Suatu benda yang berada di tempat yang tidak tepat dan memiliki kadar yang telah melampaui batas normal disebut sebagai polutan. Semakin banyak jumlah polutan yang masuk maka semakin rusak lingkungan yang dimasukinya.

Pencemaran pada air akan terjadi apabila ada zat pencemar atau polutan yang masuk ke dalam air seperti zat energi, unsur, serta bahan kimia lain yang dapat mengubah bentuk asli air menjadi berubah warna serta menimbulkan bau yang tidak enak.

Berbagai macam zat kimia yang dapat menyebabkan pencemaran pada air seperti zat fosfat dari detergen yang dipakai untuk mencuci baju, bocornya bahan bakar minyak dari kapal maupun tangki yang tumpah, hasil buangan pabrik yang berupa logam berat, limbah sampah organik dari rumah tangga serta berbagai macam kotoran hewan.

Sumber Pencemaran Air

Terdapat berbagai macam sumber pencemar air seperti sampah yang dihasilkan oleh masyarakat, entah itu dari limbah rumah tangga ataupun limbah dari pertanian dalam skala besar ataupun dalam skala kecil.

Sampai sekarang tercacat terdapat berbagai jenis polutan yang dapat menyebabkan pencemaran air seperti sumber bahan yang dapat menyebabkan berbagai macam penyakit.

Beberapa jenis polutan yang tercatat sampai sekarang yaitu sumber polutan yang mengandung limbah, bibit penyakit yang memerlukan oksigen tinggi serta waktu yang lama untuk terurai, bahan yang mengandung radioaktif panas tinggi dan bahan yang tidak sedimen. Seluruh bahan tersebut mempunyai dampak yang berbahaya dan kurang baik untuk kesehatan manusia.

Berbagai sumber pencemar air ini sangat berbahaya karena disebabkan oleh adanya polutan maupun limbah yang masuk dalam air yang menyebabkan bakteri pembusuk harus lebih keras bekerja serta memerlukan oksigen yang lebih banyak sehingga kandungan oksigen yang ada pada air dapat berkurang serta menyebabkan makhluk hidup di sekelilingnya kekurangan oksigen.

Selain itu kurangnya oksigen dapat menyebabkan berbagai macam penyakit yang berujung kematian, apabila berbagai macam limbah dibuang ke dalam air, dapat menyebabkan aliran air tersumbat sehingga dapat menjadi menyebabkan banjir pada musim hujan. Beberapa sumber pencemar air yaitu:

1. Pencemaran yang Bersumber dari Pertanian

Limbah pertanian yang masuk ke dalam air sebenarnya tidak terlalu berbahaya untuk berlangsungnya ekosistem air, akan tetapi karena dewasa ini banyak para petani yang menggunakan pupuk kimia serta pestisida dengan jumlah banyak dapat menyebabkan kerusakan pada ekosistem yang ada.

Apabila jenis pestisida yang digunakan merupakan jenis herbisida dan insektisida akan memperparah kerusakan.

2. Pencemaran yang Bersumber dari Peternakan dan Perikanan

Pembuangan kotoran hewan serta sampah lainnya yang tidak benar dapat menyebabkan terjadinya pencemaran air. Beberapa hal yang ada dan dapat dilihat guna melihat ciri-ciri dari terjadinya pencemaran pada air yang disebabkan oleh kegiatan peternakan serta perikanan yaitu:

Terdapat kotoran hewan dengan jumlah yang besar di dalam perairan yang dapat menyebabkan air terkontaminasi oleh berbagai bakteri dan virus yang dapat menimbulkan terjadinya perubahan warna serta rasa pada air sehingga membuat air menjadi mudah menimbulkan penyakit bagi yang mengkonsumsinya.

3. Pencemaran yang Berasal dari Industri

Limbah pencemar air dapat pula dihasilkan oleh para pelaku industri. Hal ini biasanya dilakukan oleh para pelaku usaha industri yang tidak memahami terjadinya pencemaran pada air atau hanya sekadar untuk menekan biaya pengolahan limbahnya. Beberapa jenis industri dapat menyebabkan pencemaran pada air yaitu:

  • a. Industri produk makanan
  • b. Industri produk tekstil
  • c. Industri pulp serta kertas
  • d. Industri bahan-bahan kimia
  • e. Industri penyamakan kulit, dan
  • f. Industri electroplating

4. Pencemaran yang Berasal dari Aktivitas Perkotaan

Salah satu tempat yang rawan terjadinya pencemaran air adalah daerah perkotaan. Hal demikian dikarenakan karena pertumbuhan jumlah penduduk yang sangat pesat sedangkan lahan tetap, akhirnya menimbulkan terjadinya berbagai pemukiman padat penduduk dengan sanitasi yang kurang mamadai.

Dapat dikatakan juga bahwa pencemaran pada air di wilayah perkotaan karena hasil dari pabrik, limbah rumah tangga, kotoran manusia, serta limbah cair dan yang lainnya.

Jenis-Jenis Pencemaran Air

Ada beberapa jenis pencemaran pada air menurut para ahli yaitu:

1. Pencemaran Mikroorganisme Air

Tidak hanya limbah pencemar air yang terlihat dengan kasat mata saja yang dapat menyebabkan pencemaran pada air, akan tetapi mikroorganisme yang tidak terlihat mata juga dapat menyebabkan terjadinya pencemaran pada air.

Mikroorganisme seperti bakteri, virus, kuman, parasit, serta protozoa seringkali dapat membuat air menjadi tercemar.
Mikroorganisme tersebut dapat berasal dari hasil buangan limbah padat seperti limbah rumah tangga, limbah pertanian, limbah rumah sakit, limbah industri dan yang lainnya.

Terdapatnya kuman di dalam air dapat menyebabkan berbagai jenis penyakit bagi orang yang menggunakan air tersebut. Beberapa jenis penyakit itu diantaranya seperti tifus, disentri, serta kolera.

2. Pencemaran dari Bahan Anorganik Nutrisi Tanaman

Penggunaan pupuk berbahan kimia untuk mengusir hama dan menyuburkan tanaman memang dapat meningkatkan jumlah dari hasil panen pada pertanian, akan tetapi dapat menyebabkan dampak negatif seperti mencemari air sungai, danau, hingga laut apabila menggunakan zat fosfat yang terdapat dalam pupuk tersebut.

Apabila dilakukan terus-terusan dapat menyebabkan banyak pihak mengalami kerugian khususnya bagi mereka yang tidak faham akan asal-usul dari pencemaran tersebut. Sehingga kamu harus lebih bijak dalam penggunaan pupuk kimia.

3. Pencemar Bahan Kimia Anorganik

Adanya kandungan bahan kimia anorganik dapat menimbulkan rasa air tersebut berubah sehingga disarankan untuk tidak dikonsumsi. Bahan kimia anorganik tersebut seperti logam, garam, serta asam.

Umumnya ikan yang ada dalam air yang mengandung bahan kimia akan mati, sehingga dapat diketahui bahwa ini tidak baik untuk kehidupan manusia.

4. Pencemar Bahan Kimia Organik

Bahan organik yang banyak digunakan oleh orang-orang seperti pestisida, minyak, detergen, dan larutan pembersih apabila larut dalam air dapat menyebabkan kematian pada ikan yang hidup di dalamnya.

Apabila terus mengkonsumsi air yang mengandung bahan kimia organik tanpa pemasakan yang benar dapat menyebabkan berbagai macam penyakit serta menyebabkan cacat pada kelahiran.

Pencemaran pada air memang sangat merugikan berbagai pihak, sehingga kamu diharapkan dapat mencegah terjadinya pencemaran yang lebih merusak.

Comment Dong

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.